AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Sayid Anjas Peringatkan Ancaman Perang Modern: Hoaks, Invasi Budaya, dan Dominasi Ekonomi Global

Kutai Timur – Wakil Ketua l DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sayid Anjas, mengingatkan masyarakat bahwa ancaman terhadap bangsa hari ini tidak lagi berbentuk penjajahan fisik seperti pada masa para pahlawan.

Menurut Anjas, Indonesia kini memasuki fase “perang modern” yang sifatnya lebih halus, namun dapat melemahkan identitas nasional jika generasi muda tidak bersiap.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa bentuk-bentuk penetrasi asing hari ini hadir melalui pengaruh ekonomi, budaya, hingga arus informasi yang tidak terkendali.

“Sekarang sudah perang ekonomi, sudah perang budaya. Itu yang bisa kontribusi paling tidak,” ujar Anjas kepada awak media.

Salah satu ancaman paling serius, menurutnya, adalah derasnya arus hoaks yang berpotensi memecah belah bangsa. Dirinya menilai bahwa generasi muda harus mengambil posisi sebagai penjaga kebenaran dan menjadi filter terhadap informasi yang bisa merusak persatuan.

“Sekarang sudah kita perang melawan hoaks, perang melawan budaya mereka yang mulai masuk merusak budaya ketimuran asli kita Indonesia,” tegasnya.

Ia menilai bahwa keterbukaan informasi memang membawa manfaat besar, namun tanpa kesiapsiagaan mental, generasi bangsa justru mudah terjebak dalam pola pikir instan dan kehilangan jati diri.

Dirinya menekankan bahwa menjaga ketahanan budaya sama pentingnya dengan menjaga batas wilayah negara.

Menurutnya, Hari Pahlawan harus dimaknai sebagai peringatan bahwa musuh bangsa kini tidak lagi memakai seragam perang, melainkan hadir melalui ideologi, tren budaya, hingga dominasi pasar yang dapat melemahkan bangsa dari dalam.

Ia berharap generasi muda memperkuat identitas, rajin menelaah informasi, dan tidak larut dalam arus yang dapat menjatuhkan nilai-nilai keindonesiaan.

Bagi pria kelahiran 1981 itu, kemenangan bangsa hari ini diukur dari ketegasan mempertahankan jati diri di tengah kuatnya pengaruh luar. (TS/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *