Kutai Timur – Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur (Dinsos Kutim) menegaskan komitmen mereka hadir bagi masyarakat melalui filosofi kerja yang tercermin dari tagar #DinsosSelaluAda.
Filosofi ini bukan sekadar slogan, tetapi mencerminkan kehadiran nyata dan solusi atas persoalan sosial di tengah masyarakat.
Kepala Dinsos Kutim, Ernata, menjelaskan bahwa makna “selalu ada” bukan hanya hadir secara fisik, melainkan juga menunjukkan empati, kepedulian, dan tindakan nyata.
“Dinsos selalu ada. Apa pun dan di mana pun kebutuhan masyarakat, kita selalu hadir. Kita selalu berada di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Ernata menekankan bahwa Dinsos memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam penanganan kesejahteraan sosial, mencakup bantuan ekonomi hingga pendampingan kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, anak terlantar, dan korban bencana sosial.
Dalam setiap kondisi darurat, Dinsos berupaya menjadi pihak pertama yang hadir, memastikan masyarakat tidak merasa sendiri.
“Tagar itu adalah bentuk semangat kami agar Dinsos tidak hanya dilihat sebagai instansi administratif, tapi sebagai mitra masyarakat yang siap hadir kapan saja dibutuhkan,” tegas Ernata.
Berbagai program sosial digulirkan untuk memperkuat filosofi ini, antara lain bantuan ekonomi produktif bagi warga miskin, pemberian tali asih kepada veteran, verifikasi data kemiskinan, serta layanan cepat tanggap bencana sosial.
Pendekatan humanis dan responsif menjadi ciri khas Dinsos Kutim dalam menghadapi setiap persoalan masyarakat.
Ernata menambahkan bahwa tagar #DinsosSelaluAda juga menjadi pengingat bagi seluruh staf Dinsos untuk selalu siap hadir dan membantu masyarakat dengan profesionalitas dan empati.
Dengan langkah-langkah tersebut, Dinsos Kutim berharap masyarakat dapat merasakan keberadaan mereka secara nyata, bukan sekadar formalitas birokrasi.
“Makna dari ‘selalu ada’ bukan hanya fisik, tapi juga kehadiran empati dan solusi untuk setiap persoalan sosial yang muncul di Kutai Timur,” tutup Ernata.ADV
![]()









