AdvetorialKominfo Kutai TimurPemerintah Kutai Timur

Disdikbud Kutim Awasi Pemberian Beasiswa agar Tidak Terjadi Duplikasi, Sekolah Bertanggung Jawab Penuh

Kutai Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin menekankan pentingnya peran sekolah dalam mengelola dan memverifikasi penerima beasiswa untuk memastikan tidak terjadi duplikasi. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab penuh dalam pengecekan dan pengelolaan program beasiswa, sehingga setiap siswa yang menerima beasiswa tidak mendapatkan bantuan dari dua sumber yang berbeda.

Mulyono menjelaskan bahwa sekolah memiliki akses penuh terhadap data siswa, sehingga mereka merupakan pihak yang paling tepat untuk memverifikasi dan memastikan tidak ada siswa yang menerima beasiswa lebih dari satu sumber. “Sekolah adalah satu-satunya pihak yang mengetahui data siswa secara lengkap. Oleh karena itu, mereka yang akan melakukan pengecekan agar tidak terjadi beasiswa ganda,” ujar Mulyono.

Pentingnya koordinasi antara pihak sekolah dan penyedia beasiswa, seperti perusahaan, juga menjadi perhatian. Mulyono menjelaskan bahwa beasiswa yang berasal dari perusahaan, seperti KPC (Kaltim Prima Coal), umumnya dialokasikan untuk siswa tingkat SMA. Sekolah diminta untuk memastikan bahwa penerima beasiswa dari perusahaan tidak menerima bantuan dari sumber lainnya. “Kami sudah memberikan arahan kepada sekolah bahwa tidak boleh ada duplikasi. Jika ada program beasiswa dari perusahaan yang mengalokasikan beasiswa untuk 20 siswa, maka pihak sekolah yang akan menilai siapa yang memenuhi syarat,” ungkap Mulyono.

Selain itu, Mulyono juga mengajak media untuk berperan aktif dalam mengawasi penerimaan beasiswa di lapangan. “Jika ada temuan di lapangan, kami mengharapkan media untuk segera melaporkan, agar kami bisa segera melakukan tindak lanjut,” jelas Mulyono.

Dengan sistem yang lebih terkoordinasi antara sekolah, perusahaan penyedia beasiswa, dan media, Disdikbud Kutim berharap dapat memastikan bahwa pemberian beasiswa tepat sasaran dan lebih banyak siswa yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya. Mulyono menegaskan bahwa tujuan utama dari pengelolaan beasiswa ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kutai Timur dan memastikan bahwa siswa yang berprestasi atau membutuhkan bantuan finansial dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa halangan.

Disdikbud Kutim optimis dengan adanya kerjasama yang baik antara pihak sekolah, perusahaan, dan media, program beasiswa di daerah ini akan berjalan lancar, transparan, dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kutai Timur. (Adv)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *