AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Dua Bulan Terakhir, Komisi C DPRD Kutim Fokus Awasi Pekerjaan Fisik di Tengah Musim Hujan

Kutai Timur — Menjelang penutupan tahun anggaran, Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperketat agenda pengawasan proyek-proyek fisik di berbagai kecamatan. Ketua Komisi C, Ardiansyah, menegaskan bahwa menjelang akhir tahun merupakan waktu kritis, terlebih dengan mulai meningkatnya curah hujan yang kerap menghambat pekerjaan di lapangan. Karena itu, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak menjadikan faktor cuaca sebagai pembenaran apabila kualitas pekerjaan menurun.

“Kami sudah masuk musim hujan. Jangan sampai alasan cuaca dijadikan pembenaran untuk pekerjaan asal jadi,” tegasnya saat diwawancarai.

Ardiansyah menyebut, dalam waktu kurang lebih dua bulan ke depan, DPRD bersama dinas teknis akan melakukan monitoring langsung untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi. Sejumlah proyek yang kini menjadi fokus meliputi pembangunan jalan antar-kampung, peningkatan fasilitas sekolah, hingga program penyediaan akses air bersih.

“Kami wajib turun. Tugas dewan itu bukan cuma menyetujui anggaran, tapi memastikan hasilnya nyata di lapangan,” tambahnya.

Selain mengawasi progres, ia juga mengapresiasi langkah tegas dinas terkait yang tidak segan memberi peringatan kepada kontraktor yang terlambat atau bekerja di bawah standar. Menurutnya, transparansi pelaporan dan penilaian oleh PPTK menjadi elemen penting agar tidak ada pekerjaan yang berjalan tanpa kontrol.

“Sekarang sistemnya sudah jelas. Ada penilaian, ada laporan PPTK. Jadi yang kerja asal-asalan tidak bisa sembunyi,” ujarnya.

Ardiansyah berharap mayoritas program dapat rampung tanpa sisa pekerjaan (carry over). Ia menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar angka serapan anggaran, tetapi soal manfaat nyata bagi warga.

“Masyarakat menunggu hasil, bukan alasan,” tuturnya.

Baginya, keberhasilan hanya dapat dinilai ketika jalan benar-benar layak dilalui, listrik menyala stabil, dan sekolah berdiri kuat bagi generasi muda.

“Itu baru namanya hasil pembangunan,” pungkasnya. (TS/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *