AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Ardiansyah: Gunakan Skema Cepat Tapi Tepat, Bukan Sekadar Kejar Target

Kutai Timur — Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah, menyoroti pentingnya keseimbangan antara kecepatan dan ketepatan dalam pelaksanaan proyek Pemerintah Daerah (Pemda). Menurutnya, percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas hasil pekerjaan.

“Boleh cepat, tapi jangan asal. Kita ingin pekerjaan yang cepat sekaligus tepat,” ucap Ardiansyah saat diwawancarai.

Ardiansyah menjelaskan bahwa di penghujung tahun ini, sebagian besar kegiatan infrastruktur difokuskan pada proyek kecil dengan sistem penunjukan langsung, agar tidak terhambat proses lelang panjang.

“Kalau tender bisa makan waktu berbulan-bulan. Karena itu, pekerjaan dengan nilai tertentu lebih baik menggunakan sistem penunjukan langsung supaya bisa selesai tepat waktu,” katanya.

Namun, dirinya menegaskan bahwa sistem cepat bukan berarti abai terhadap prosedur.

“Semua tetap harus sesuai aturan. Jangan jadikan alasan kecepatan untuk mengabaikan pengawasan,” ujarnya.

Ia menyebut, Komisi C DPRD Kutim telah meminta kepada seluruh OPD agar menyiapkan rencana kerja yang matang sebelum DPA turun.

“Dengan begitu, setelah DPA keluar, proyek bisa langsung jalan tanpa menunggu terlalu lama,” tuturnya.

Menurutnya, perencanaan yang lemah sering menjadi akar dari keterlambatan pelaksanaan proyek.

“Bukan karena uangnya tidak ada, tapi karena administrasinya lambat,” tegasnya.

Dirinya berharap pola koordinasi antara dinas teknis dan kontraktor bisa lebih terbuka.

“Jangan menunggu ditegur baru bergerak. Kita ingin semangat proaktif, bukan reaktif,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar proyek-proyek kecil yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tidak diabaikan.

“Pembangunan besar memang penting, tapi kebutuhan dasar warga seperti jalan lingkungan, air bersih, dan listrik juga harus jadi prioritas,” tekannya. .

Pria yang lahir di Kaliorang tersebut memberikan pernyataan yang tegas bahwa DPRD akan terus hadir mengawal pembangunan hingga akhir tahun.

“Fungsi kami bukan hanya menyetujui anggaran, tapi memastikan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (TS/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *