AdvetorialKominfo Kutai Timur

Bengalon Gencarkan Ketahanan Pangan: Pengembangan Sawah Dimulai di Sekerat dan Sepaso Barat Berkat Sinergi Lintas Sektor

Kutai Timur- Kecamatan Bengalon terus menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Bengalon kini bergerak aktif mengembangkan kembali sektor pertanian berbasis lokal. Dalam dua bulan terakhir, kegiatan pertanian menjadi fokus utama untuk memastikan masyarakat memiliki kemandirian pangan yang kuat dan berkelanjutan.

“Sekarang kami fokus ke ketahanan pangan. Lagi giat-giatnya kegiatan sawah,” ujar Camat Bengalon, Permana Lestari saat diwawancarai.

Upaya ini dilakukan dengan menggandeng kelompok tani serta dukungan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Melalui sinergi ini, berbagai kegiatan seperti perluasan area tanam, peningkatan kualitas benih, hingga pendampingan teknik budidaya mulai dijalankan secara intensif di sejumlah desa.

Permana menjelaskan bahwa pengembangan sawah telah dimulai di dua titik strategis.

“Kegiatan dilakukan di Desa Sekerat dan Sepaso Barat, bekerja sama dengan kelompok tani dan pihak perusahaan,” tuturnya.

Bengalon selama ini dikenal memiliki kekayaan alam pesisir dan potensi perikanan, namun sektor pertaniannya juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Program perluasan sawah menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan sektor pangan dan memastikan ketersediaan beras tetap aman tanpa ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Selain itu, program ketahanan pangan ini memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Petani yang terlibat memperoleh pendapatan lebih stabil, sementara lahan-lahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini dapat memberikan hasil yang menyejahterakan.

“Kita ingin masyarakat kuat secara ekonomi dan pangan,” tegasnya.

Pendekatan pemberdayaan ini sejalan dengan visi pembangunan Kecamatan Bengalon yang tidak hanya fokus pada pengembangan pariwisata dan UMKM, tetapi juga memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan ekonomi rakyat. Pemerintah Daerah (Pemda) memastikan bahwa keberlanjutan program ini akan terus dijaga dengan menambahkan fasilitas penunjang, seperti dukungan air bersih dan akses jalan menuju lahan pertanian.

Semangat gotong royong antara pemerintah, petani, dan perusahaan menjadi kekuatan utama dalam pengembangan pertanian di Bengalon. Jika terus berlanjut konsisten, upaya ini mampu memberi kontribusi besar dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Kutim di masa depan.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *