Kutai Timur — Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tak hanya bergantung pada sektor pertambangan.
Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menegaskan bahwa penertiban administrasi kendaraan operasional perusahaan bisa menjadi sumber pendapatan baru yang signifikan, asal perusahaan konsisten memakai plat nomor daerah.
Menurut Jimmi, seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutim wajib menunjukkan keberpihakan mereka terhadap daerah dengan mendaftarkan seluruh kendaraan operasionalnya menggunakan plat Sangatta.
“Kami minta supaya semua plat mobil itu yang beroperasi di sini pakai plat Sangatta. Karena profit yang kami dapat dari situ atau PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari situ itu sangat lumayan,” ujarnya kepada awak media.
Ia menilai bahwa selama ini masih banyak kendaraan perusahaan memakai plat dari luar daerah, sehingga pajak kendaraan justru masuk ke kabupaten atau kota lain.
Akibatnya, Kutim kehilangan potensi penerimaan yang sebenarnya berhak didapatkan.
Menurutnya, kepatuhan administrasi seperti ini bukan sekadar aturan teknis, tetapi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap daerah tempat mereka mengambil keuntungan.
Dirinya menambahkan bahwa kebijakan serupa sudah diterapkan di sejumlah provinsi, dan terbukti dapat mendorong kemandirian fiskal daerah. Kutim, katanya, memiliki peluang yang sama untuk menerapkannya.
“Kami berharap masing-masing daerah ini kan disuruh kreatif, produktif untuk meningkatkan pendapatannya,” tegasnya.
Terkait penegakan aturan, Jimmi membuka peluang koordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan kebijakan berjalan efektif. Razia dan penertiban kemungkinan dapat diterapkan, namun tetap harus melalui pembahasan resmi.
“Itu nanti didiskusikan dengan aparat kepolisian. Itu penting supaya mereka lebih tertib,” jelasnya.
Menurut Ketua DPRD Kutim itu, kebijakan penggunaan plat Sangatta tidak hanya soal angka, tapi soal keberpihakan perusahaan terhadap pembangunan daerah.
Dengan administrasi kendaraan yang tertib, Kutim dapat memperkuat PAD sekaligus menata sistem transportasi perusahaan secara lebih baik. (ADV/TS)
![]()









