AdvetorialKominfo Kutai Timur

Pemkab Kutim Targetkan Semua Sekolah Negeri Miliki Guru Bersertifikasi Al-Qur’an

Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an di seluruh sekolah negeri melalui program sertifikasi guru metode Ummi.

Tahun ini, kegiatan berlangsung di Hotel Victoria Sangatta, diikuti 189 tenaga pendidik dari Sangatta Utara dan Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono menegaskan, setiap guru yang mengikuti sertifikasi akan dilatih dalam aspek makhraj, tajwid, tartil, dan tahsin agar standar pembelajaran Al-Qur’an seragam di seluruh sekolah.

“Program ini pertama kali dijalankan pada tahun ajaran 2023–2024 di tujuh sekolah negeri,” katanya.

Memasuki 2025, jumlah sekolah yang menerapkan metode Ummi meningkat menjadi 31 sekolah termasuk 17 SD di Sangatta Utara, 14 SD di Sangatta Selatan, serta 3 SMP di Sangatta Selatan.

Mulyono menambahkan, target jangka panjangnya adalah menjangkau zona satu, termasuk Teluk Pandan, Rantau Pulung, dan Bengalon, agar seluruh sekolah negeri memiliki guru bersertifikasi dan pembelajaran Al-Qur’an yang terstruktur.

“Dana untuk guru berasal dari APBD Kutim, dengan honor Rp1.500.000 per bulan,” imbuhnya.

Pemerintah daerah juga membuka peluang dukungan tambahan dari program CSR perusahaan untuk memperkuat keberlanjutan program.

“Dengan bertambahnya jumlah guru bersertifikasi, diharapkan semua siswa Muslim mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, bahkan hafal minimal Juz 30 saat lulus SD maupun SMP,” ujar Mulyono.

Program ini dinilai menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter dan spiritual anak didik, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Kutai Timur secara menyeluruh.

“Sertifikasi guru metode Ummi ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi pendidikan Al-Qur’an di semua sekolah negeri,” tutupnya.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *