Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memonitor semua cabang olahraga di Kutim.
Kasmidi mengatakan, dengan memonitor semua cabang olahraga yang ada di Kutim, kemudian akan dilakukan pembinaan melalui KONI, sehingga dapat menciptakan atlet yang berprestasi.
“Mau dia (cabang olahraga) yang kontrak, mau dia perorangan, mau dia berguru, nah ini semua kita enggak usah pilih-pilih yang penting di sini,” kata Kasmidi saat pembukaan pertandingan IPSI Kutim Cup 2023 di GOR Kudungga Sangatta, Jumat (9/7/2023).
Dengan monitoring ini juga dapat menjalankan program yang tetap sasaran. Karena, kalau di bagi rata ke semua cabang olahraga, banyak cabang olahraga di Kutim tidak berjalan sehingga hal itu tidak efektif.
“Yang sudah jalan kita support full dulu, karena nggak mungkin semua cabang olahraga kita pukul rata, karena ada ketua cabornya yang nggak mau tahu gitu loh, dia jabatannya bagus dia Kepala Dinas atau mungkin di anggota dewan, tapi cuma nempel nama aja,” bebernya.
Kasmidi mengatakan, untuk tahun ini anggaran cukup besar, baik di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) maupun di KONI Kutim.
“Tujuan utamanya ya tadi itu, supaya cabang-cabang olahraga yang ada di kutai timur itu semua bergerak yang membina atlet atletnya,” tandasnya.
Tak sampai disitu, Kasmidi juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dengan membangun aula olahraga di setiap sekolah.
“Terutama olahraga seperti pencak silat dan olahraga yang ada kontak body itu kita langsung titip di sekolah-sekolah, jadi sekaligus kita bentuk mental anak-anak kita dari SD terus di sana dia latihan,” pungkasnya.ADV
![]()







