Sangatta – Pada masa penerimaan siswa baru ini, sangat rentan terjadinya pungutan liar (pungli). Dalam mengantisipasi hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) membentuk Saber Pungli.
Kadisdikbud Mulyono mengatakan, dengan adanya Saber Pungli ini dapat meminimalisir terjadinya pungli di sekolah. Pihak juga saat ini telah melakukan sosialisasi tentang saber pungli.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semua sekolah baik melalui kepala sekolahnya maupun komite ataupun tim penerimaan siswa baru jangan melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi timbulnya kegiatan pungli itu yg kita harapkan,” kata Mulyono.
Sambungnya, dalam masa penerimaan siswa baru, baik melalui jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur mutasi maupun jalur prestasi sangat rentan terjadinya potensi pungli.
“Ini semua paham, mereka juga sudah buatkan SK terkait dengan panduan PPDB sudah ada dan kita harapkan tidak ada pungutan, ini saya sampaikan ya untuk sekolah negeri tidak ada pungutan satu rupiah pun terkait pendaftaran,” pungkasnya.ADV
![]()







