AdvetorialKutai Timur

Kutim Bersiap Beralih Pada Energi Terbarukan

Sangatta – Kegiatan Pra-Forum Kapasitas Nasional Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) bertempat di Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (4/7/2023).

Kegiatan itu dihadiri oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman beserta para pemangku kepentingan (stakeholder) industri hulu migas di area operasi Kalsul tersebut merupakan bagian dari Pra Forum Kapasitas Nasional 2023 yang diselenggarakan di lima kota, yaitu Surabaya, Sorong, Balikpapan, Batam dan Palembang. Yang Rencananya bakal dilakukan acara puncak yang berlangsung pada 15-16 November 2023 di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Ardiansyah mengatakan untuk kedepannya Kutim berupaya untuk tidak mengandalkan gas bumi sebagai energi utama dan akan fokus pada energi terbarukan.

“Kalau TKDN ya memang ini kewajiban kita sudah ya, saya tidak terlalu menggaris bawahi terkait dengan SKK Migas ini. Saya hanya fokus kepada bagaimana energi terbarukan, kita akan datang yang suatu saat nanti sudah kita tidak mampu lagi menggunakan gas bumi,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk mencapai ke arah energi terbarukan, pihaknya saat ini telah mempersiapkan berbagai macam energi lainnya dalam upaya proses transisi yang bertahap.

“Kita sudah menyiapkan diri. Kalau kutim itu melimpah pertama dari from oil itu kita luar biasa, tinggal bagaimana memanfaatkanya. Yang kedua kita punya potensi mikro hidro, ada satu atau 2 daerah sudah yang memanfaatkan ini. Nah yang ketiga yang tidak kalah penting adalah tenaga surya, Saya kira tenaga surya ini tinggal kita manfaatkan maksimal aja. jadi tiga ini InsyaAllah mungkin akan kita kembangkan,” bebernya.

Untuk saat ini, Ardiansyah menyebutkan perkembangan yang sangat signifikan di sektor biogas dari cangkang sawit, yang mana pihak dari PLN telah memanfaatkannya.

“Yang sangat berkembang ini dari biogas dari sawit ya, PLN sudah memanfaatkan itu kerja sama dengan perusahaan perusahaan kebun yang ada, ada dua kecamatan siap mau tiga kecamatan sudah siap untuk menggunakan energi terbarukan dari cangkang sawit,” tutup Ardiansyah.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *