Sangatta – Waktu Operasional Rumah Sakit Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih banyak menimbulkan pertanyaan masyarakat lantaran mereka mendapatkan informasi bahwa Rumah Sakit tersebut akan beroperasi di Bulan Oktober 2024.
Mendengar hal itu, Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutim Ramadhani mengungkapkan bahwa dirinya sudah memberikan alternatif saran sebagai acuan penyediaan SDM dokter di Rumah Sakit di Kutim.
“Ada ratusan bahkan ribuan putra-putri daerah yang sekolah di luar Kutim dan beberapa persen dari mereka mengambil jurusan kedokteran,” jelasnya.
Berkenaan dengan hal itu, Ramadhani telah mengusulkan adanya beasiswa penuh dari pemerintah untuk diberikan kepada mahasiswa asal Kutim yang menempuh pendidikan kedokteran di luar daerah.
“Dengan syarat, setelah mereka lulus, kita mewajibkan mereka untuk mengabdi di Kutim selama beberapa tahun agar tidak ada terjadi lagi kekosongan tenaga medis,” lanjutnya.
Ramadhani merasa prihatin dengan keadaan fasilitas tanpa SDM, bahkan ia meminta pemerintah untuk mengajukan anggaran kenaikan intensif untuk dokter spesialis jika memang diperlukan.
“Tidak ada masalah, karena itu untuk kebutuhan masyarakat daripada anggaran habis untuk membuat acara saja,” tegasnya.
Meskipun begitu, Ramadhani yakin Rumah Sakit Muara Bengkal akan secepatnya beroperasi karena dalam waktu dekat pemerintah akan menjadwalkan penetapan direkturnya.
“Saya dengar kemarin sudah ada asesmen untuk calon direktur, ada yang lulus ada yang tidak, tinggal itu saja yang di pilih karena masyarakat juga meminta rumah sakit ini segera dibuka,” pungkasnya.ADV
![]()







