Sangatta – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Jimmy memperhatikan penanganan infrastruktur jalan kabupaten mempunyai target hingga 1100 km.
“Daerah dan pusat memiliki panjang jalan yang seharusnya wajar untuk dilaksanakan pembangunan sesuai dengan syarat yang berlaku,” ucap Jimmy saat ditemui media.
Jimmy menyampaikan pada dasarnya Kabupaten Kutim memiliki sekitar 5000 titik pengerjaan infrastruktur merujuk pada jumlah APBD pembangunan infrastruktur.
“Menurut informasi dari pak Bupati bahwa 60% APBD harus dimaksimalkan untuk infrastruktur, sedangkan saat ini baru mencapai 10% dari 1100 panjang jalan yang akan dibangun,” lanjutnya.
Dengan demikian, Jimmy menyatakan bahwa pemerintah masih memiliki banyak PR untuk memperhatikan misi mereka dalam membangun infrastruktur sehingga masyarakat dapat merasakan kondisi jalan dalam keadaan mantap.
“Titik lokasi yang masih kurang layak ada di beberapa kecamatan diantaranya Busang, Sandaran, Karangan, Rantau Pulung, muara Bengkal dan Muara Ancalong,”
Tak hanya itu, Jimmy mengatakan bahkan jalan provinsi Karangan ke Berau masih belum maksimal yang juga masih memiliki titik-titik resiko yang bisa menyebabkan kecelakaan.
“Kalau mengandalkan APBD tidak akan mencukupi pembangunan dengan kondisi luas wilayah kita, makanya semua pihak harus terlibat dalam penagunan ini,” pungkasnya.ADV
![]()







