Sangatta – Perbaikan jalan antardesa di Kabupaten Kutai Timur menjadi permasalahan yang genting. Selama kisaran 20 tahun, masyarakat setempat harus menggunakan jalan yang kurang memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas.
Mochammad Son Hatta, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, menanggapi permasalahan ini dengan mengatakan, “Antara Desa Suka Maju dan Sidomulyo, jarak sekitar 5 kilometer, dan dari Margamulya ke Karya Bakti sejauh 3 kilometer. Masyarakat mengharapkan perbaikan jalan sebagai prioritas, dan mungkin perlu perbaikan dasar sebelum melanjutkan proses semenisasi.”
Kondisi jalan yang buruk berimbas pada mobilitas dan kualitas hidup masyarakat. Disamping itu, akses yang baik juga turut menjadi faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di daerah ini. Dengan jalan yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah bermobilisasi menuju ladang, kebun, dan pasar, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah daerah diharapkan bersedia mendengarkan keluhan masyarakat dan menamggapinya dengan solusi konkrit. Perbaikan jalan antardesa bukan sekadar tentang kenyamanan, tetapi juga investasi dalam masa depan daerah ini.
Mochammad Son Hatta menegaskan, “Perbaikan jalan ini adalah sebuah kebutuhan mendesak yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memastikan akses yang lebih baik dan kualitas hidup yang lebih baik bagi warga Kutai Timur.”
Pekerjaan perbaikan jalan antardesa merupakan sebuah persoalan yang mendesak untuk segera dipecahkan, dan harapannya adalah bahwa pemerintah akan segera memprioritaskan hal ini untuk kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.ADV
![]()







