AdvetorialKutai Timur

Ketahanan Pangan di Kutim Terancam: Pengalihan Lahan ke Sawit Dorong DPRD Genjot Perlindungan Lahan Pangan

Sangatta – Letak geografis sekaligus perubahan iklim secara global mengancam ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutim menyampaikan bahwa daerah pemilik tanaman pangan yang masih banyak bertahan di Daerah Pilihan (Dapil) nya adalah kecamatan Kaubun, SP-4, SP-2 dan Kadungan Jaya.

“Beberapa lahan di Kaliorang, SP-5 dan SP-3 sudah banyak yang beralih ke sawit,” ungkapnya.

Faizal menyatakan bahwa potensi ketahanan pangan hasil beras belum bisa menghidupi Daerah Kutim.

“Makanya, kita harus mempertahankan lahan yang ada dengan memberikan insentif kepada para petani,” ujarnya.

Berkenaan dengan hal itu, Faizal mengaku bahwa pihaknya sedang menggenjot Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan lahan pangan.

Namun, Faizal menyampaikan kendala yang mereka hadapi untuk merealisasikan perda tersebut adalah mereka belum mendeteksi berapa jumlah lahan yang mau dilindungi.

“Kemudian yang kedua, harus ada hal yang pemerintah berikan kepada masyarakat sehingga mereka tidak melakukan pengalihan lahan, kalau cuma disuruh saja sepertinya tidak memungkinkan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Faizal mengatakan sebagai solusi pencegahan pengalihan lahan, pemerintah harus memberikan insentif kepada petani-petani di Kutim.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *