SANGATTA – Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor yang diselenggarakan di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia, salah satunya di Kutai Timur (Kutim) di Puskesmas Sangatta Selatan berjalan dengan aman. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim Achmad Junaidi B saat sambutan di acara pelayanan KB gratis serentak se Indonesia sejuta akseptor rangkaian Harganas ke 31 di tera belas cafe and resto, Selasa (4/6/2024).
Dikatakan, Achmad Junaidi B sebelumnya pihaknya bersama Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono, Kepala DPPKB Sekretaris BKKBN Kaltim Al Khafid Hidayat, Ketua TP-PKK Kutim Ny Siti Robiah Ardiansyah, Camat Sangatta Selatan, perwakilan IBI dan Babinsa setempat melakukan kunjungan ke Puskesmas Sangatta Selatan. Kunjungan tersebut memastikan pelayanan KB gratis serentak se Indonesia sejuta akseptor berjalan lancar dan aman.
“Kami melihat secara langsung pelayanan tersebut Puskesmas Sangatta Selatan. Alhamdulillah pihak Puskesmas sudah memfasilitasi semua. Jadi semua bisa berjalan dengan aman,” ujar Achmad Junaidi.
DP2KB Kutim, sambung Junaidi, menargetkan pelayanan KB kepada 2.328 akseptor, dengan 349 akseptor MKJP dan 1.979 akseptor non-MKJP.
“Pelayanan KB ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesehatan reproduksi, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, dan mewujudkan keluarga yang berkualitas,” ujar Junaidi.
Lebih lanjut, Junaidi menjelaskan bahwa pelayanan KB sejuta akseptor merupakan kegiatan tahunan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021.
“Pada tahun 2021, targetnya 1.530 akseptor dan tercapai 100 persen. Di tahun 2022, targetnya 2.670 akseptor dan tercapai 110,86 persen. Sedangkan di tahun 2023, targetnya 2.250 akseptor dan tercapai 118,7 persen,” paparnya.
Junaidi berharap dengan terselenggaranya pelayanan KB sejuta akseptor ini, dapat meningkatkan capaian peserta KB baru. Kemudian menjaga keberlangsungan pemakaian kontrasepsi dan pada akhirnya mewujudkan keluarga yang berkualitas dan bangsa yang berdaya.(Adv/Why)
![]()







