Sangatta – Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur berhasil mengkurasi 3 produk UMKM unggulan untuk ekspor di tahun 2023 melalui program pendampingan dan pembinaan intensif. Dari ratusan produk yang dinilai, 11 produk terpilih mengikuti proses kurasi ketat untuk memenuhi standar ekspor. Keberhasilan ini membuka peluang bagi UMKM Kutim lainnya untuk menembus pasar global.
Menurut Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Timur, Pasombaran, program kurasi dilakukan secara khusus dengan memberikan pendampingan dan pelengkapan produk UMKM untuk persiapan ekspor. Meskipun demikian, untuk mencapai pasar global, produk-produk UMKM harus memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan.
“Dari sekian ratus produk UMKM, hanya sekitar 11 produk dari 11 pelaku UMKM yang terpilih untuk dipersiapkan menuju ekspor tahun 2023. Produk-produk tersebut kemudian menjalani proses kurasi dan pembinaan khusus untuk memenuhi standar ekspor,” ungkap Pasombaran.
Dari 11 produk yang dipersiapkan, hanya tiga produk yang berhasil terpilih menjadi produk unggulan untuk diekspor. Proses kurasi dan pembinaan khusus ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM Kutai Timur di pasar global.
“Selain produk yang telah diekspor, beberapa UMKM juga telah berhasil melakukan ekspor secara mandiri, menunjukkan potensi besar UMKM Kutai Timur dalam menghadapi pasar global,” tambah Pasombaran.
Program kurasi Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur menjadi harapan baru bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk mereka dan meraih pasar ekspor. Dengan adanya dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan UMKM Kutai Timur dapat semakin berkembang dan bersaing di pasar global, membawa manfaat yang besar bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat. (ADV)
![]()







