Sangatta – meskipun mengalami keterlambatan, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni, tetap berkomitmen untuk melaksanakan reses dengan serius. Reses ini merupakan kesempatan bagi Joni untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.
Reses tahunan yang seharusnya berlangsung pada akhir April terpaksa ditunda karena adanya tugas penting lain. Namun, Joni memastikan bahwa semua kegiatan reses ini tetap memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Ini reses kedua saya di tahun 2024, masih ada dua lokasi lagi. Memang terlambat, tapi yang penting bisa dilaksanakan,” ujar Joni.
Menurutnya, yang terpenting adalah manfaat yang didapatkan oleh masyarakat dari reses ini. “Yang penting manfaatnya bagi masyarakat dan tetap dilaksanakan,” tambahnya.
Selama reses, Joni berhasil mengumpulkan berbagai masukan dan keluhan dari warga. Masukan-masukan ini akan dijadikan dasar dalam penyusunan anggaran perubahan.
“Aspirasi masyarakat tetap diakomodir. Insya Allah kita akan akomodir karena di anggaran perubahan kan ini saya masukin di anggaran perubahan, anggaran ini kan cukup besar, Insyaallah apa yang diusulkan masyarakat akan dilaksanakan,” ungkap Joni.
Joni berharap semua usulan dari masyarakat dapat direalisasikan untuk memperbaiki berbagai aspek kehidupan masyarakat di Kutai Timur.
Komitmen Joni ini merupakan bagian dari usaha berkelanjutan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di pemerintahan daerah. Ia ingin memastikan bahwa setiap program dan kebijakan yang dijalankan benar-benar memenuhi kebutuhan dan harapan warga Kutai Timur.ADV
![]()







