KutainTimur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yusuf T. Silambi, memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah yang mendorong pembangunan berbasis komunitas. Ia menilai pendekatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah tertinggal, dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam setiap proses pembangunan.
Politisi PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan bahwa pembangunan berbasis komunitas menawarkan solusi yang lebih efektif. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, menurutnya, akan membuat hasil pembangunan lebih relevan dan bermanfaat bagi masyarakat setempat.
“Dengan melibatkan masyarakat langsung, kita bisa memastikan bahwa apa yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka, sehingga pembangunan tersebut benar-benar memberikan dampak positif,” ujar Yusuf.
Yusuf juga mengingatkan bahwa salah satu tantangan dalam pembangunan di daerah tertinggal adalah pemahaman yang kurang mendalam tentang kebutuhan lokal. Seringkali, proyek-proyek yang dijalankan tidak sesuai dengan ekspektasi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan berbasis komunitas dinilai sebagai pendekatan yang dapat lebih tepat dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang ada.
Lebih lanjut, Yusuf menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi, dan sektor swasta. Menurutnya, kerjasama ini sangat penting dalam merumuskan program-program pembangunan yang tepat sasaran, terutama di sektor infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Dengan merencanakan bersama, diharapkan hasil pembangunan bisa lebih maksimal dan sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat,” tambahnya. (Adv)
![]()







