Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yusuf T. Silambi, menyerukan kepada pemerintah untuk memperluas ruang dialog dengan masyarakat. Dalam forum diskusi yang berlangsung di sebuah gedung publik, Yusuf menekankan bahwa mendengarkan aspirasi rakyat secara langsung sangat penting untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan untuk menciptakan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Menurut Yusuf, masyarakat adalah pihak yang paling tahu tentang kebutuhan dan masalah yang mereka hadapi di lapangan. Oleh karena itu, ruang dialog yang terbuka dan transparan menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang inklusif dan partisipatif.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf Silambi juga mengungkapkan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, agar kedua belah pihak dapat saling memahami dan bekerja sama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Pemerintah perlu membuka lebih banyak ruang untuk diskusi dan konsultasi publik, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembuatan kebijakan yang mempengaruhi kehidupan mereka sehari-hari,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yusuf berharap, melalui ruang dialog yang lebih terbuka, masyarakat dapat mengungkapkan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, mulai dari isu sosial, ekonomi, hingga pelayanan publik. “Penting bagi pemerintah untuk mendengarkan dan merespons dengan cepat, agar masalah yang ada dapat segera ditangani dengan solusi yang tepat,” katanya.
Dengan adanya ruang dialog yang terbuka dan konstruktif, Yusuf yakin bahwa hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin harmonis, serta mempercepat pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan rakyat. “Tujuan kita bersama adalah mewujudkan Kutai Timur yang lebih baik, di mana setiap kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Yusuf. (Adv)
![]()







