Kutai Timur – Sangatta – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Julfansyah, menyoroti lambatnya pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan yang dinilai belum optimal. Meskipun anggaran untuk pembangunan sudah dialokasikan, beberapa proyek, terutama yang berkaitan dengan fasilitas pendidikan, belum berjalan dengan baik.
Julfansyah yang baru dua bulan menjabat sebagai anggota DPRD, mengungkapkan kekesalan terhadap sejumlah proyek yang terhambat, terutama pembangunan gedung sekolah yang belum rampung. Menurutnya, sejumlah sekolah di Kutai Timur, meskipun telah mendapat alokasi anggaran yang cukup, bangunannya masih belum selesai.
“Seharusnya, dengan adanya anggaran yang tersedia, pembangunan fasilitas pendidikan dapat berjalan lancar dan tepat waktu. Namun kenyataannya, banyak proyek yang tertunda, padahal ini sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar di Kutai Timur. Banyak anak-anak kita yang harus belajar di ruang kelas yang tidak layak,” ujar Julfansyah.
Lebih lanjut, Julfansyah juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai sektor kesehatan yang turut terdampak oleh lambatnya pembangunan. Ia menilai, fasilitas kesehatan yang ada di daerah ini belum cukup memadai, mengingat kebutuhan yang semakin meningkat. “Sektor kesehatan juga harus mendapatkan perhatian lebih. Banyak fasilitas kesehatan yang belum berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Kita harus memastikan bahwa pembangunan sektor ini dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Dirinya menekankan bahwa anggaran yang besar harus diimbangi dengan pelaksanaan yang optimal agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan, yang merupakan prioritas utama, harus segera diselesaikan agar warga Kutim dapat menikmati layanan yang lebih baik.
“Saya akan terus mendorong agar pemerintah daerah mempercepat pembangunan, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Kami di DPRD akan terus mengawasi dan memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan benar-benar digunakan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” tutup Julfansyah. (Adv)
![]()







