Kutai Timur – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), David Rante, menyoroti pentingnya penertiban dan penataan ruang terbuka di wilayah Kutim. Menurut David, penertiban yang efektif hanya dapat terwujud jika ada kemauan politik yang kuat dari semua pihak yang terlibat.
“Penertiban bisa dilakukan jika ada kemauan politik. Jika tidak, masalah ini akan terus berulang dari tahun ke tahun,” ujar David
Menanggapi masalah penertiban yang sering kali belum memberikan hasil jangka panjang. Ia menyatakan bahwa meskipun penertiban pedagang telah dilakukan di beberapa titik, tanpa tindak lanjut yang jelas, masalah serupa bisa muncul kembali.
David mengungkapkan bahwa sebelumnya, beberapa wilayah di Kutim sempat dipenuhi oleh pedagang yang berjualan di area yang tidak seharusnya. Setelah dilakukan penertiban, kawasan tersebut kini tampak lebih bersih. “Dulu dipenuhi pedagang, tapi setelah ditertibkan, sekarang sudah bersih. Ini membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika ada kemauan,” lanjutnya.
Namun, meskipun penertiban telah dilakukan oleh Camat dan Satpol PP, David menyebutkan bahwa penataan ruang terbuka yang direncanakan belum ditindaklanjuti. “Penertiban dilakukan oleh camat dan Satpol PP. Sayangnya, setelah penertiban, penataan ruang terbuka belum ditindaklanjuti. Padahal, rencananya akan dibangun taman di lokasi tersebut,” jelasnya.
Sebagai langkah lebih lanjut, David menyebutkan bahwa ia telah melakukan pertemuan dengan Camat setempat untuk membahas kelanjutan pembangunan taman di area yang telah dibersihkan tersebut. “Saya sudah bertemu dengan Ibu Camat agar pembangunan taman dilanjutkan,” tambah David, yang berharap penataan ruang terbuka yang sempat direncanakan bisa segera terealisasi demi meningkatkan kualitas ruang publik di Kutim.
David menegaskan pentingnya tindak lanjut yang cepat dan konsisten agar ruang terbuka hijau dapat berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menjadi ruang rekreasi yang nyaman. (Adv)
![]()







