AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Asti Mazar Dukung Program Pengembangan Potensi Perempuan di Kutim

Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Asti Mazar, menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap isu-isu perempuan dalam pembangunan daerah. Dalam wawancara yang dilakukan di Kantor DPRD Kutim, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, pada Senin (18/11/2024), Asti mengungkapkan perlunya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam mendengar dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi perempuan.

“Mungkin selama ini mereka merasa tidak ada tempat untuk mengadu dan sebagainya, kita harus terlibat di dalamnya. Itulah fungsi kita untuk terus mensosialisasikan,” ujar Asti, menegaskan bahwa penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memberikan perhatian lebih terhadap isu-isu perempuan yang ada di Kutim.

Asti menyebutkan bahwa perempuan di Kutim sering kali menghadapi berbagai kendala, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya kesadaran dan langkah konkret dari berbagai pihak untuk mendukung pemberdayaan perempuan agar mereka dapat lebih berdaya dan memiliki peran yang lebih signifikan dalam pembangunan.

“Kita harus terus melek terhadap apa-apa saja yang menjadi isu perempuan yang ada di Kutim. Jangan hanya mendengar tapi tidak ada tindak lanjut. Ketika ada hal yang memang harus ditindaklanjuti, kita juga akan berjuang,” ujar Asti, yang menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di daerah ini.

Lebih lanjut, Asti juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi perempuan agar mereka tidak hanya terbatas pada peran tradisional sebagai ibu rumah tangga. Ia mendorong perempuan untuk berpartisipasi dalam meningkatkan perekonomian keluarga dan mengembangkan kemandirian finansial, dengan harapan dapat memperbaiki kualitas hidup dan memberikan dampak positif bagi keluarga.

“Agar perempuan itu tidak hanya menjadi ibu rumah tangga biasa, nanti ke depannya. Tetapi juga bisa mengangkat perekonomian keluarga dan bisa berdiri sendiri,” tambah Asti.

Sebagai anggota DPRD, Asti berkomitmen untuk memperjuangkan program-program yang dapat mendukung pengembangan potensi perempuan di Kutim. Ia berharap perempuan di Kutim tidak hanya menjadi pelengkap dalam masyarakat, tetapi juga menjadi agen perubahan dan pilar utama pembangunan daerah. (Adv)

 

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *