AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Kondisi Infrastruktur Telen Jadi Sorotan, Yan Tekankan Pentingnya Penyelesaian Proyek Jembatan

Kutai Timur –  Proyek pembangunan Jembatan Telen di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang masih belum rampung hingga akhir 2024, mendapat sorotan tajam dari legislator setempat, Yan. Ia mendesak agar pengerjaan jembatan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Telen itu segera diselesaikan, mengingat pentingnya infrastruktur tersebut untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

Menurut Yan, saat ini proyek jembatan tersebut masih berada pada tahap pengerjaan pondasi kiri dan kanan, dengan target rampung pada tahun 2025. “Jembatan Telen itu masih pondasi kiri kanan yang sedang dikerjakan tahun ini, ya masih pada tahap pengerjaan pondasi dan ditargetkan rampung di tahun 2025,” kata Yan dalam pernyataannya kepada awak media, Jumat (29/11/2024).

Yan, yang merupakan anggota DPRD Kutim dari Dapil 4, menekankan bahwa jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung antar desa di Kecamatan Telen. Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat penting untuk memperlancar akses transportasi dan mengurangi isolasi bagi masyarakat di daerah tersebut.

Selain jembatan, Yan juga menyampaikan bahwa masih ada sejumlah proyek infrastruktur lainnya yang sedang dikerjakan, seperti jalan penghubung antara Kecamatan Telen dan jalan poros yang juga belum selesai. “Seperti Jalan dari Kecamatan Telen menuju jalan poros itu belum tuntas, sejauh ini sudah hampir rampung dan semoga akhir tahun ini selesai yang 6 kilometer, itu juga anggaran multiyears,” jelasnya.

Kondisi ini, menurut Yan, menggambarkan bahwa infrastruktur di daerah tersebut masih perlu perhatian serius. Ia mengungkapkan bahwa ada enam desa yang berada di seberang jembatan, yakni Long Noran, Long Segar, Long Melah, Kernyanyan, Rantau Panjang, dan Marah Haloq. Semua desa tersebut membutuhkan akses yang lebih baik untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan warganya.

“Makanya pembangunan itu sangat penting untuk mereka,” ujar Yan, menegaskan bahwa jembatan dan jalan yang terhubung akan sangat membantu masyarakat di daerah-daerah tersebut untuk mengakses layanan publik dan pasar.

Yan juga menyampaikan optimisme bahwa jika semua proyek infrastruktur yang sedang dibangun selesai, mobilitas masyarakat dan perekonomian di Kutim akan berkembang pesat dan merata di berbagai wilayah. “Tak bisa dipungkiri ketika semua infrastruktur yang tengah dibangun tersebut selesai, maka mobilitas masyarakat dan perekonomian Kutim bisa berkembang dengan pesat secara merata di berbagai wilayah Kutim,” pungkas Yan. (Adv)

 

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *