AdvetorialPemerintah Kutai Timur

Tantangan Anggaran dan Upaya Sosialisasi Program FCPF-CF di Kutai Timur

Kutai Timur – Program Forest Carbon Partnership Facility – Carbon Fund (FCPF-CF) di Kabupaten Kutai Timur menghadapi tantangan anggaran yang terbatas, meskipun melibatkan 83 desa sebagai penerima manfaat.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA), Arief Nur Wahyuni, mengungkapkan bahwa anggaran yang tersedia untuk program ini lebih kecil dibandingkan dengan instansi lain, mengakibatkan tidak semua desa bisa dipantau secara maksimal. “Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama kami. Kami tidak bisa melakukan monitoring secara menyeluruh di semua desa,” jelas.

Untuk mengatasi hal ini, Arief menyebutkan bahwa mereka fokus pada prioritas kegiatan yang dinilai dapat memberikan dampak besar. Salah satunya adalah kegiatan sosialisasi yang dilakukan di Kecamatan Sangkulirang, yang melibatkan 13 desa penerima manfaat. “Kami menghadirkan narasumber dari pemerintah provinsi untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai program ini,” ujarnya.

Meskipun anggaran terbatas, koordinasi yang erat dengan berbagai pihak terus diperkuat guna memastikan keberhasilan implementasi program FCPF-CF, serta untuk memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat di Kutai Timur. (SH/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *