Kutai Timur – Proses transisi menuju penggunaan e-Katalog versi 6 di Kabupaten Kutai Timur tengah menghadapi sejumlah kendala teknis. Sejumlah katalog lokal yang diterbitkan oleh pemerintah daerah, termasuk kategori alat kebersihan, buku cetak dan elektronik, percetakan, jasa event organizer, mebel, serta konstruksi, mengalami gangguan akibat perubahan sistem ini.
Masrianto Suriansyah, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Kutai Timur, mengungkapkan bahwa dari total 16 katalog lokal yang ada, sebagian besar mengalami dampak peralihan dari e-Katalog versi 5 ke versi 6.
“Proses migrasi ini memengaruhi pengadaan barang dan jasa dalam waktu singkat, namun kami berharap gangguan ini dapat segera teratasi,” jelas Masrianto.
Kendala ini disebabkan oleh masa transisi antara dua versi e-Katalog, yang diatur dalam Keputusan Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP Nomor 10 Tahun 2024. Pemerintah daerah berkomitmen untuk segera menyelesaikan masalah teknis yang ada guna memastikan agar proses pengadaan dapat kembali berjalan dengan lancar.
“Walaupun ini mengganggu sementara, kami percaya proses adaptasi sistem baru ini akan segera membawa manfaat dalam hal efisiensi dan transparansi pengadaan barang dan jasa,” tambah Masrianto.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap transisi ini berjalan mulus tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. (SH/ADV)
![]()







