AdvetorialKominfo Kutai TimurPemerintah Kutai Timur

Dinas Pariwisata Kutai Timur Targetkan Satu Juta Kunjungan Wisatawan Pada 2024

Kutai Timur – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin gencar mempromosikan destinasi wisata unggulan di wilayahnya sebagai bagian dari upaya mencapai target satu juta kunjungan wisatawan pada tahun 2024. Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Dr. H. Nurullah, M.Pd, mengungkapkan bahwa pencapaian target tersebut akan didorong melalui serangkaian kegiatan dan festival yang melibatkan masyarakat setempat serta menarik perhatian wisatawan dari luar daerah.

Dalam upaya mencapai target satu juta kunjungan wisatawan pada tahun 2024, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berinovasi dengan menggelar berbagai event besar yang menarik minat wisatawan. Beberapa acara unggulan yang telah diselenggarakan antara lain Festival 3 Teluk di Teluk Lombok dan festival budaya di Bengalon. Selain itu, destinasi alam seperti Tepian Langsat yang terkenal dengan keunikan telapak tangan serta Batu Aji juga menjadi sorotan utama dalam promosi wisata Kutim.

Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Dr. H. Nurullah, M.Pd, menjelaskan bahwa Kutai Timur memiliki banyak potensi alam dan budaya yang menarik untuk dikunjungi. “Kami terus berupaya memperkenalkan kekayaan budaya dan alam yang dimiliki Kutai Timur melalui berbagai festival dan event. Baru-baru ini, Festival Banyu Langit di Kombeng, Desa Sukamaju, menjadi salah satu acara yang kami anggap sukses dalam memperkenalkan potensi daerah kami,” ungkap Nurullah.

Selain menyasar wisatawan lokal, event-event ini juga berhasil menarik perhatian wisatawan dari kota-kota besar seperti Bontang, Samarinda, dan Balikpapan. Dengan semakin intensnya promosi dan kegiatan yang digelar sepanjang tahun, Dinas Pariwisata Kutim optimis target satu juta kunjungan wisatawan pada 2024 dapat tercapai, sekaligus mengenalkan lebih banyak orang terhadap pesona wisata yang ada di Kutai Timur. (Adv)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *