AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Anggaran Berkurang, Masdari Kidang Minta Pemda Fokus pada Program yang Benar-Benar Dibutuhkan Warga

Kutai Timur — Di tengah kondisi fiskal yang semakin ketat, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Masdari Kidang, mendesak pemerintah daerah (pemda) berhenti menunda program pembangunan dan mulai memusatkan perhatian hanya pada kegiatan yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Menurut Kidang, saat anggaran menurun, justru di situlah pemerintah diuji dalam menentukan skala prioritas.

“Kalau anggaran menurun, justru kita harus memilih program yang efeknya langsung ke masyarakat,” ujar Kidang kepada awak media.

Ia menilai banyak warga telah lama menunggu perbaikan infrastruktur dasar seperti semenisasi jalan dan peningkatan fasilitas lingkungan.

Usulan-usulan tersebut, katanya, bahkan sudah bertahun-tahun masuk dalam daftar kebutuhan warga.

“Usulan itu sudah masuk selama bertahun-tahun. Wajar masyarakat berharap ada penyelesaian,” sambungnya.

Dirinya menekankan bahwa penentuan prioritas pembangunan harus melihat realitas lapangan, bukan semata mengikuti pertimbangan administratif.

Ketika warga setiap hari melewati jalan rusak dan merasakan dampaknya secara langsung, pemerintah wajib menjadikan hal tersebut sebagai fokus utama.

“Warga setiap hari melalui jalan yang rusak. Mereka merasakan langsung dampaknya,” tegasnya.

Menurutnya, percepatan respons organisasi perangkat daerah (OPD) akan menjadi penentu apakah program prioritas dapat berjalan lebih cepat.

Keputusan yang lambat, katanya, hanya akan memperpanjang antrean usulan masyarakat yang belum terselesaikan.

“Kalau OPD lebih cepat merespons, pekerjaan bisa dimulai lebih awal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa percepatan program prioritas juga penting untuk menjaga kepercayaan publik, terlebih menjelang masa reses ketika DPRD harus memberikan penjelasan konkret kepada warga terkait capaian pembangunan.

Terakhir, pria kelahiran Tepian Langsat itu meminta pemerintah mengambil langkah tegas dalam menyusun prioritas pembangunan.

“Masyarakat menunggu tindakan, bukan wacana. Jadi pastikan yang paling dibutuhkan dikerjakan lebih dulu,” pungkasnya. (ADV/TS)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *