AdvetorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Sembilan Ruas Jalan di Dapil 2 Disuarakan Masdari Kidang,: Multiyears Harus Fokus ke Infrastruktur Dasar Dulu

Kutai Timur — Kondisi infrastruktur di Kecamatan Bengalon kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kutai Timur, (Kutim), asdari Kidang, mendesak pemerintah agar sembilan ruas jalan rusak yang sudah lama dikeluhkan warga segera diprioritaskan dalam pembangunan.

Usulan itu ia sampaikan langsung saat pembahasan Rancangan kontrak tahun jamak (Multiyears Contract/MYC) 2026–2028.

Menurut Kidang, kerusakan di sejumlah ruas jalan sudah mencapai tahap mengkhawatirkan dan tidak bisa lagi diabaikan.

“Saya usulkan ada sembilan usulan. Pertama Jalan Muara Bengalon, Jalan Suito, Jalan 10 November, penghubung Desa 110 ke Tepian Madani, termasuk jalan dari Komsel Tower,” jelas Kidang kepada awak media.

Ia menggambarkan kondisi lapangan yang jauh dari standar kelayakan. Pada musim hujan, beberapa titik benar-benar lumpuh dan tidak bisa dilalui warga.

Bahkan untuk Jalan 10 November, banjir yang terjadi bisa mencapai sepinggang orang dewasa.

“Kalau hujan enggak bisa dilewati. Jalan 10 November kalau banjir itu setinggi pinggang orang dewasa,” ungkapnya.

Baginya, persoalan jalan rusak bukan sekadar gangguan transportasi. Itu adalah hambatan besar terhadap ekonomi warga, distribusi barang, mobilitas pelajar, hingga akses menuju fasilitas umum.

Dirinya menegaskan bahwa keluhan ini sudah terlalu lama disuarakan masyarakat tanpa perubahan berarti.

“Ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Jalan kampung, tapi penting untuk pergerakan warga,” katanya.

Karena itu, ia melihat skema MYC sebagai peluang besar untuk mempercepat perbaikan. Dengan anggaran multiyears yang besar, pemerintah tidak boleh lagi membiarkan wilayah pedesaan tertinggal dalam pembangunan infrastruktur dasar.

“Dana multiyears kan besar sekali. Kalau kami enggak mengusulkan kami rugi,” tegasnya.

Dirinya memastikan bahwa sembilan usulan jalan tersebut adalah aspirasi langsung masyarakat dapil yang ia wakili.

Menurut Kidang, pemerintah harus hadir menjawab kebutuhan paling mendesak yang setiap hari dirasakan oleh warga Bengalon.

“Saya mewakili dapil, jadi ini harus saya dorong,” Tutupnya.(ADV/TS)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *