AdvetorialKominfo Kutai Timur

DLH Kutai Timur Ubah Fungsi Insinerator Jadi Alat Pemilahan Sampah Ramah Lingkungan

Kutai Timur –Upaya pembenahan pengelolaan sampah terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur. Salah satu langkah inovatif terbaru adalah memodifikasi teknologi insinerator, yang sebelumnya digunakan pada 2021, menjadi perangkat pemilahan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Keputusan ini sekaligus menandai komitmen pemerintah daerah untuk sepenuhnya meninggalkan metode pembakaran sampah yang dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran udara.

Dewan Pengawas DLH Kutai Timur, Dewi Dohi, menegaskan bahwa transformasi fungsi alat tersebut merupakan bagian dari strategi baru dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Sementara itu, teknologi insinerator yang sempat digunakan pada 2021 kini tidak lagi difungsikan untuk pembakaran. DLH memodifikasi alat tersebut menjadi sarana pemilahan sampah,” jelasnya.

Menurut Dewi, evaluasi atas penggunaan insinerator di masa lalu menunjukkan bahwa metode pembakaran tidak lagi relevan dengan arah pengelolaan sampah modern yang mengedepankan konsep reduce, reuse, dan recycle (3R). Oleh karena itu, pendekatan baru yang lebih ramah lingkungan menjadi prioritas.

Dengan modifikasi ini, insinerator kini berfungsi sebagai alat pemilah yang dapat memisahkan sampah organik dan anorganik secara lebih cepat dan efisien. Pemilahan yang optimal di hulu sangat penting untuk mendukung proses pengolahan lanjutan, seperti pembuatan kompos, pengolahan maggot, maupun pemanfaatan kembali material yang memiliki nilai ekonomi.

Dewi menambahkan bahwa perubahan fungsi ini sejalan dengan visi besar DLH Kutai Timur dalam mengelola sampah tidak hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai sumber daya. Melalui sistem pemilahan yang baik, volume sampah yang masuk ke TPA dapat ditekan secara signifikan.

“DLH kini lebih berfokus pada pengurangan volume sampah sejak dari sumbernya dan pemanfaatan kembali limbah yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Transformasi insinerator ini diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih inovatif, sehat, dan berkelanjutan untuk masyarakat Kutai Timur.(SH/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *