Kutai Timur –Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman secara resmi melepas kontingen Porseni PGRI Kutim 2025 di halaman Kantor Bupati. Para peserta akan bertanding pada Pekan Olahraga dan Seni PGRI tingkat Provinsi Kaltim yang digelar 16–19 November di Balikpapan.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, mengatakan kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dari Porseni tingkat kabupaten yang digelar pada 27–30 Oktober 2025. Dari total 494 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 48 atlet yang lolos sesuai juknis provinsi.
Namun, dari jumlah tersebut, 43 atlet dipastikan diberangkatkan bersama 11 official.
“Dari 494 peserta, terpilih 48 atlet. Yang berangkat 43 atlet ditambah 11 official,” jelas Irma.
Ia memaparkan, capaian prestasi Kutim dalam tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi. Pada Porseni 2022 Kutim menempati peringkat dua, lalu turun menjadi peringkat tiga pada 2023, dan merosot ke posisi lima pada Porseni 2024 di Penajam Paser Utara.
Dengan formasi baru pada 2025, Kutim menargetkan bisa kembali merebut posisi tiga besar.
“Syukur bisa juara dua, kalau juara satu itu bonus. Yang penting tiga besar harus kita rebut lagi,” tegasnya.
Para atlet Kutim akan berlaga di sejumlah cabang olahraga, mulai dari bulu tangkis, tenis meja, catur, sepak takraw, hingga senam PGRI.
Sementara pada cabang seni dan pembelajaran, kontingen mengikuti kategori menyanyi solo, melukis, tari tunggal, pencak silat seni, seni baca Al-Qur’an, kaligrafi kontemporer, serta kreativitas pembelajaran (deep learning).
Kontingen Kutim berasal dari berbagai kecamatan. Sangatta Utara mendominasi dengan 32 peserta, disusul Bengalon dengan tujuh peserta, Rantau Pulung tiga peserta, Sangatta Selatan dua peserta, serta masing-masing satu atlet dari Teluk Pandan, Kaliorang, Sandaran, Telen, Sangkuriang, Karangan, dan Batu Ampar.
Seluruh peserta dijadwalkan berangkat menuju Balikpapan pada 15 November dengan pembiayaan yang bersumber dari DPA APBD Perubahan Disdikbud Kutim.ADV
![]()







