AdvetorialKominfo Kutai Timur

Intervensi Lintas Sektor Berhasil: Angka Stunting di Bengalon Menunjukkan Penurunan Signifikan

Kutai Timur – Upaya serius Pemerintah Daerah (Pemda) bersama berbagai instansi terkait dalam menangani stunting di Kecamatan Bengalon kini membuahkan hasil nyata. Kasus stunting menunjukkan penurunan berkat intervensi langsung ke masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Stunting sudah ada penurunan karena intervensinya lumayan. Banyak instansi turun langsung,” ucap Camat Bengalon, Permana Lestari saat diwawancarai.

Pendekatan jemput bola menjadi strategi utama untuk mengidentifikasi kebutuhan tiap keluarga dan memastikan pemenuhan gizi anak berjalan dengan baik. Melalui pemantauan rutin di posyandu, penyuluhan gizi, serta pemeriksaan kesehatan, tim memastikan setiap anak mendapatkan perhatian medis dan nutrisi yang memadai.

“Kalau jamban kurang layak atau kurangnya gizi, langsung kita bantu,” tuturnya.

Tak hanya fokus pada balita, pemerintah setempat juga melibatkan pemerintah desa dan perusahaan untuk menyediakan dukungan sarana sanitasi seperti perbaikan jamban serta program pemberian makanan bergizi. Intervensi ini membuat kondisi lingkungan dan kesehatan keluarga semakin baik dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penanganan stunting di Bengalon. Tenaga kesehatan, kader posyandu, aparat desa, hingga tokoh masyarakat bekerja bersama memberikan edukasi dan pendampingan.

Selain itu, dukungan pembangunan infrastruktur seperti akses air bersih yang semakin merata dan listrik yang hampir menyentuh 100 persen desa juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. Lingkungan bersih dan higienis menjadi fondasi pencegahan stunting jangka panjang.

Program pencegahan dan penanganan stunting juga diperkuat dengan aktivitas pemantauan gizi melalui penyediaan menu makanan tambahan berbasis pangan lokal. Hal ini tidak hanya membantu memperbaiki kesehatan anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi keluarga.

Keberhasilan menurunkan angka stunting menunjukkan bahwa Bengalon tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini. Pemerintah setempat berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini.

Dengan kerja sama seluruh pihak, Bengalon melangkah maju memastikan generasi yang lahir di wilayah pesisir Kutai Timur (Kutim) tumbuh sehat, kuat, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *