Sangatta – Dalam upaya penguatan administrasi dan kelembagaan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kutai Timur (kutim) melakukan studi tiru ke luar daerah.
Kepala Bidang Pengembangan Usaha Koperasi DiskopUKM Kutim, Siswandi mengatakan, selain pelatihan-pelatihan tentang kewirausahaan, penguatan dan administrasi dan kelembagaan juga dilakukan dengan studi tiru.
“Itu berkaitan dengan manajemen manajemen usaha koperasinya dan yang terakhir ini yang kita lakukan studi tiru,” kata Siswandi
Dijelaskannya, study tiru guna melihat dan menggali potensi yang ada di Kutim yang belum ataupun telah berjalan. Adapun study tiru dilakukan di Kota Jogjakarta dan Kota Malang.
“Supaya muncul motivasi dari apa yang mereka lihat. Jadi selama ini kalau belajar belajar di ruangan ruangan kita kedepan juga akan coba membawa mereka untuk melihat langsung seperti apa usaha usaha yang sudah berhasil di wilayah lain,” paparnya.
Di tahun 2023 ini, pihaknya sudah menjalankan studi sebanyak tiga kali. Kemudian juga pembenahan organisasi koperasi yang menjadi persoalan dalam aspek administrasi.
“Jadi mereka tidak tau RAT itu juga sebagian kurang paham tentang bagaimana membikin laporan dan sebagainya, jadi itu yang kita latih,” pungkasnya.ADV
![]()







