Sangatta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPPA) gencarkan pendampingan dalam upaya menjadikan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).
Adapun, pendampingan itu dilakukan ke sekolah-sekolah, puskesmas dan rumah ibadah dalam menjadikan tempat yang ramah anak.
“Kami setiap bulan kami pendampingan, dari pengurus sekolah dan rumah ibadah itu juga dengan puskesmas, mereka punya ketentuan juknis yang harus dipenuhi,” kata Kepala Bidang Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DPPPA Kutim, Rita Winarni
Dalam pendampingan itu telah di bekali petunjuk teknis (juknis) yang diberikan ke mereka. Setiap bulan, pihaknya datang dan mengevaluasi, dengan harapan dapat menjadikan sebagai KLA.
“Jadi setiap bulan kami datang sesuai enggak dengan juknis yang sudah kami berikan, umpannya kalau sekolah toiletnya harus sekian, pencahayaannya harus sekian di toiletnya, tidak ada tanaman berduri. Jadi kami datang setiap bulan kami cek, sepertinya ini tanamannya berduri, bisa enggak nanti diamankan gitu, jadi setiap itu kami evaluasi,” pungkasnya.ADV
![]()







