Advetorial

Belum 100 persen Puskesmas Ramah Anak di Kutim Terkendala Lokasi dan Anggaran

Sangatta – Puskesmas ramah anak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat ini belum sepenuhnya 100 persen.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim terus berupaya untuk menjadikan seluruh puskesmas mendapat predikat puskesmas ramah anak.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim Rita Winarni menyebutkan, dari 21 puskesmas di Kutim tersisa empat puskesmas belum menerapkan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP).

“Yang belum sampai saat ini Sandaran, Busang, Long Mesangat, Muara Ancalong kalau ga salah, empat kecamatan yg belum punya puskesmas ramah anak, selebihnya kita sudah puskesmas ramah anak,” ungkapnya.

 

Adapun, Rita menjelaskan kendala di daerah yang belum menerapkan PRAP itu memiliki beberapa alasan. Seperti puskesmas yang berada di daerah jauh, sehingga cukup sulit pihaknya melakukan pemantauan dan pendistribusian kebutuhan pendukung.

“Itu terkait lokasi kan jauh, kendala juga ada kecamatan yang puskesmas nya bangunannya belum memenuhi persyaratan untuk sebagai puskesmas ramah anak,” bebernya.

Kemudian, pihaknya juga terkendala dengan anggaran, fasilitas serta indikator-indikator persyaratan di puskesmas tersebut belum lengkap.

“Karena untuk meng SK (Surat Keputusan) kan itu, ada beberapa indikator itu sendiri yang harus bisa memenuhi sebagai puskesmas ramah anak,” pungkasnya.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *