AdvetorialKutai Timur

Pemekaran Sangatta Utara, Basti : Langkah Strategis Menuju Otonomi Daerah

Sangatta – Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur Basti Sangga Langi mengungkapkan progres pemekaran Sangatta Utara yang telah lama menjadi wacana di wilayah tersebut.

Basti memberikan pemahaman tentang langkah-langkah strategis menuju otonomi daerah yang lebih baik.

“Pemekaran Sangatta Utara sudah lama menjadi wacana, dan saya yang memprakarsai untuk memekarkan wilayah ini. Awalnya, saya hanya meminta pemekaran dua desa, tapi seiring berjalannya waktu, panitia pemekaran membentuk tiga desa,” ujar Basti.

Menurutnya pemekaran tersebut telah memenuhi semua persyaratan yang diperlukan, langkah selanjutnya adalah mengajukan ke tingkat provinsi dan pusat.

“Sudah ada progres yang cukup baik. Semua persyaratan pemekaran telah terpenuhi, tinggal menunggu persetujuan dari tingkat provinsi dan pusat,” lanjutnya.

Basti menyebutkan bahwa dalam pemekaran tersebut, desa-desa seperti Sangatta Utara, Karya Etam, Singakarta, Binang Raya akan memperoleh status baru.

“Desa Sangatta Utara awalnya akan menjadi kelurahan dan ini sudah menjadi wacana lama, namun ada kendala persetujuan dengan masyarakat sehingga akhirnya Teluk Lingga yang menjadi kelurahan,” ungkapnya.

Dengan target selesai pemekaran sebelum pemilu, Basti berharap agar langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi wilayah tersebut.

“Setelah diresmikan, tiga desa baru akan mendapatkan anggaran tersendiri, walaupun masih terkait dengan Desa Induk, yaitu Desa Sangatta Utara,” jelasnya.

Langkah pemekaran ini diharapkan dapat menjadi sebuah inovasi yang strategis menuju otonomi daerah yang lebih baik, memperkuat pemerintahan di tingkat desa, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *