AdvetorialKutai Timur

DPRD Kutim Telusuri Alternatif Penyediaan Air Bersih di Daerah Jauh dari Jangkauan PDAM

Sangatta – Keterbatasan kesediaan air bersih yang disebabkan musim kemarau di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengharuskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim mencari skenario alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Memperkuat hal tersebut, Anggota komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Faizal Rachman mengaku masih banyak daerah yang jauh dari jangkauan PDAM sebagai perusahan daerah penyedia air bersih untuk masyarakat.

“Misalnya di kecamatan Kaubun, yang terjangkau PDAM hanya 3 desa dari total 8 desa yang ada di sana,” ungkap Faizal.

Faizal menyampaikan mengenai program alternatif penyediaan air bersih sebenarnya sudah direalisasikan oleh pemerintah melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) membebankan pengelolaannya kepada pemerintah dan masyarakat setempat.

“Namun sangat disayangkan pengelolaan tidak dilakukan secara maksimal sehingga PAMSIMAS saat ini dalam kondisi jebol,” jelasnya.

Selain program PAMSIMAS, Faizal mengaku pernah melakukan program tandon penampungan air bersih yang bermitra bersama perusahaan setempat dengan membuat sumur bor dan dikelola oleh BUMDes setempat.

“Program ini bisa mengaliri 32-42 KK dengan tetap membayar biaya operasional kepada BUMDes,” ucapnya.

Faizal menyampaikan biaya yang biasa dikeluarkan masyarakat untuk membeli 1 tandon air mencapai 100 ribu.

“Dengan memanfaatkan program tersebut, masyarakat hanya membayar 30 ribu dan berhasil menghemat pengeluaran hingga 70 ribu,” lanjutnya.

Melihat efektifitas program tandon air bersih tersebut, Faizal membuat rencana untuk membuat program serupa lagi di beberapa lokasi yang membutuhkan kebermanfaatan program tersebut.

“Saat ini masih mencari titik yang pas untuk membuat sumur bor dan meminta dukungan kepada pihak terkait terutama komitmen dari pemerintah dan masyarakat desa untuk mengelola program tersebut dengan baik,” pungkasnya.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *