AdvetorialKutai Timur

Puas Tersuplai Air Bersih di Sebagian Kutim, DPRD Kutim Minta Alternatif Solusi untuk Daerah Terpencil

Sangatta – Masih banyak kebutuhan dasar beberapa Daerah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) belum terpenuhi mulai dari listrik, akses jalan desa dan air bersih.

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Faizal Rachman menyatakan bahwa masalah penyediaan air bersih menjadi PR terberat pemerintah daerah Kutim dalam menyelesaikannya.

Menurutnya, hanya beberapa daerah yang telah mendapatkan pelayanan air bersih dari 138 desa di wilayah kabupaten Kutim diantaranya kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, dan 3 desa di Kaubun yaitu Bumi Etam, Bumi Rapak dan Bumi Jaya.

“Misalnya PDAM di Kecamatan Kaubun, tapi belum bisa memasuki desa bukit permata karena kalau ditarik dari desa Bumi Etam kesana akan membutuhkan pipa yang terlalu banyak,” jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Faizal mengakui bahwa pemerintah membutuhkan skenario alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah yang jauh dari jangkauan PDAM.

“Contohnya program PAMSIMAS yang ada di Bukit permata, namun gagal karena sistem pengelolaan yang kurang baik, jadi saat ini kondisinya jebol,” ungkap Faizal.

Mempertimbangkan hal tersebut, Faizal mengatakan Pengelolaan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) harus didiskusikan bersama masyarakat desa setempat mengenai biaya operasional dan komitmen pemerintah desa dalam mengelola program tersebut.

“Tidak memberatkan tapi bisa mengayomi,” pungkasnya.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *