Balikpapan – Lebih dari 2000 petugas Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) di Kota Balikpapan bersiap menghadapi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dengan mengikuti Apel Siaga Pasukan yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan. Apel ini dilaksanakan di halaman BSCC Dome pada Kamis (1/2/2024) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud SE dan Komisioner KPU Balikpapan Mega Feriany Ferry.
Ketua Bawaslu Kota Balikpapan, Wasanti, dalam sambutannya menegaskan bahwa Apel Siaga Pasukan bertujuan untuk memastikan kesiapan pasukan dalam melaksanakan pengawasan di lapangan selama pelaksanaan Pemilu. Netralitas dan menjaga integritas tetap menjadi fokus utama yang ditekankan kepada seluruh pengawas Pemilu dari tingkat kecamatan hingga tingkat terendah.
Dalam menjelang berakhirnya masa kampanye yang tinggal kurang lebih 13 hari, Wasanti mengingatkan agar seluruh pengawas yang bertugas dapat menjaga kesehatan. Ia menekankan bahwa memasuki masa tenang, tugas berat pengawas Pemilu akan semakin intens, termasuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) sisa kampanye dan memastikan tidak terjadi Money Politik atau Politik Uang di lapangan.
Wasanti juga menyampaikan bahwa laporan dari masyarakat yang diterima Bawaslu harus memenuhi unsur. Jika laporan tersebut tidak memenuhi unsur, maka tidak akan diteruskan ke pihak kepolisian. Namun, Wasanti menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindak atau memberhentikan petugas Panwaslu yang terlibat dalam pelanggaran atau kesalahan.
“Kita tidak segan-segan memberhentikan petugas yang melakukan pelanggaran,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Wamustofa Hamza, Anggota Bawaslu Provinsi Kaltim, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh petugas pengawas yang bersedia bergabung dan terlibat sebagai pejuang demokrasi dalam menjadi pengawas TPS. Menurutnya, petugas pengawas di TPS memainkan peran sangat penting dalam proses demokrasi, dan ia meminta agar mereka memiliki keyakinan diri. Pengawas TPS dianggap sebagai ujung tombak yang paling utama dan penting dalam proses Pemilu 2024.
![]()







