BalikpapanPemerintah

Rahasia di Balik Proyek Pengendalian Banjir DAS Ampal: Rita Latif Enggan Berbicara

Balikpapan – Ketegangan mewarnai proyek pengendalian banjir DAS Ampal di Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan, ketika Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Rita Latif, tampak enggan memberikan komentar terperinci tentang kemajuan pengerjaan proyek tersebut.

Proyek mega senilai 136 miliar rupiah ini, yang dikerjakan oleh PT Fahreza Duta Perkasa, semestinya telah selesai pada 31 Desember 2023 lalu. Namun, dengan perpanjangan kontrak hingga 50 hari kerja, jadwal penyelesaian dipindahkan hingga 19 Februari 2024 (hari ini).

Rita Latif, setelah rapat Coffee Morning di Aula Pemerintah Kota Balikpapan pada Senin (19/2/2024), menunjukkan sikap enggan memberikan informasi yang lebih mendalam. Rita hanya menyatakan bahwa perpanjangan kontrak PT Fahreza Duta Perkasa akan berakhir tepat pada pukul 24.00 Wita hari ini.

“Ya, hari ini, tapi kan nanti jam 12 malam berakhirnya,” ucap Rita sambil menghindari pertanyaan lanjutan dari awak media.

Lebih lanjut, Rita menyatakan bahwa informasi resmi mengenai proyek DAS Ampal akan diumumkan pada tanggal 20 Februari 2024.

“Besok saja, kita akan memberikan penjelasan resmi,” pungkasnya.

Ketidakjelasan seputar proyek pengendalian banjir ini meninggalkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Balikpapan, terutama mengingat pentingnya proyek tersebut dalam mengatasi risiko banjir di wilayah tersebut. Masyarakat menantikan klarifikasi resmi dari Dinas Pekerjaan Umum mengenai kelanjutan dan hasil dari proyek ini.

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *