Samarinda – Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mengusulkan penerapan sistem tanam listrik untuk mengatasi seringnya terjadi pencurian kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Tepian. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian besar akibat tindakan pencurian yang merugikan masyarakat dan menguras anggaran Pemerintah Kota.
Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyatakan bahwa pencurian kabel LPJU tidak hanya mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat, tetapi juga menimbulkan biaya restorasi yang signifikan. Meskipun telah berhasil menangkap beberapa pelaku, tindakan tersebut masih berlanjut dan merugikan.
“Dalam jangka pendek, kami akan menggunakan kabel panjang melintang di atas, sementara untuk jangka panjang, kami mengusulkan penerapan kabel tanam untuk mencegah pencurian di masa mendatang,” ungkap Manalu.
Meskipun menyadari bahwa perawatan kabel tanam memerlukan biaya yang tidak sedikit, Manalu tetap memandangnya sebagai langkah yang penting untuk menjaga infrastruktur dan mencegah tindakan kriminal di masa depan.
Selain mengusulkan sistem tanam listrik, Dishub Samarinda juga akan melakukan revitalisasi secara menyeluruh terhadap beberapa ruas jalan yang menjadi sasaran pencurian, seperti Jalan Dr. Sutomo dan Kesuma Bangsa.
Manalu juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus mencurigakan terkait dengan upaya pencurian kabel LPJU, serta untuk berhati-hati ketika melintasi jalan yang gelap untuk menghindari tindak pidana lainnya seperti begal dan pencurian.
“Dengan partisipasi dan perhatian dari masyarakat, kami berharap dapat mengatasi masalah ini secara efektif dan memastikan keamanan dan kenyamanan bersama,” tutup Manalu.
![]()







