Sangatta – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Basti Sangga Langi, mengungkapkan keinginannya untuk mundur dari posisi Ketua Umum RT. Keputusan ini didorong oleh rasa kecewanya terhadap minimnya dukungan dari sesama ketua RT, terutama dalam hal advokasi yang ia lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Basti menyatakan, “Saya masih menjabat sebagai ketua umum RT, tapi sepertinya saya ingin mundur karena menjadi ketua forum tidak berarti jika kita tidak mendukung masyarakat.” Dia mengungkapkan rasa frustrasinya ketika usahanya untuk memperjuangkan kepentingan para ketua RT, seperti gaji, tidak mendapatkan respon positif atau dukungan yang memadai.
“Saya tidak mendapatkan dukungan dari sesama ketua RT. Mereka lebih memilih keuntungan jangka pendek daripada melihat jangka panjang dari perjuangan kita,” tambah Langi.
Langi merasa bahwa kepemimpinannya dalam meningkatkan kondisi para ketua RT tidak dihargai dengan baik. Hal ini membuatnya mempertanyakan perannya sebagai pemimpin komunitas. Keputusannya untuk mundur dari posisi ketua umum RT bukan hanya kehilangan bagi RT yang dipimpinnya, tetapi juga menunjukkan penurunan motivasi untuk menjadi pemimpin yang tulus berjuang tanpa dukungan yang memadai.
Keputusan ini menandai akhir dari era kepemimpinan yang berusaha membawa perubahan substansial bagi para ketua RT di Kutai Timur. Langi berharap bahwa keputusannya untuk mundur dapat menjadi pelajaran bagi rekan-rekannya untuk lebih mendukung pemimpin yang benar-benar berjuang untuk kepentingan yang lebih besar.ADV
![]()







