Sangatta – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni, mengungkapkan bahwa pemerataan akses internet di wilayah pedalaman merupakan fokus utama pemerintah, dengan target signifikan tercapai pada tahun 2025.
Hal ini diutarakan dalam rangka menunjang program Merdeka Belajar, yang membutuhkan konektivitas internet yang stabil untuk efektivitas pelaksanaannya.
“Pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi tantangan akses internet di daerah pedalaman yang menjadi penghambat program Merdeka Belajar,” ujar Joni.
Ia menambahkan, “Memang benar bahwa untuk Merdeka Belajar diperlukan sinyal yang baik, dan kami telah bertindak sehingga diharapkan pada tahun 2025, masalah ini dapat teratasi.”
Joni menegaskan bahwa pemerintah sudah berbuat banyak untuk memastikan bahwa infrastruktur internet diperluas.
“Kita berupaya keras agar pada tahun 2025, semua wilayah di Kutai Timur dapat menikmati akses internet yang baik, sehingga pendidikan bisa lebih merata dan efektif,” kata Joni.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah lokal dan dukungan penuh dari DPRD, diharapkan semua kendala yang ada terkait dengan akses internet di daerah terpencil bisa diatasi, mendukung penuh implementasi Merdeka Belajar yang bebas dari hambatan sinyal.ADV
![]()







