Sangatta – Arfan, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menyatakan bahwa tantangan utama dalam pembangunan di Kutai Timur adalah besarnya cakupan wilayah dan populasi yang tersebar luas.
Menurut Arfan, untuk meratakan pembangunan di seluruh wilayah Kutim, dibutuhkan waktu yang cukup panjang, yakni sekitar 20 tahun.
“Kendalanya Kutai Timur sangat luas wilayahnya sangat luas demografinya luas untuk membangun pemerataan itu sangat butuh proses dan saya kira perlu 20 tahun,” ujar Arfan.
Pernyataan ini menggambarkan tantangan yang dihadapi pemerintah dalam upaya memperbaiki kesejahteraan dan mendorong pembangunan di seluruh kawasan Kutim.
Dengan luasnya wilayah dan keragaman demografi, sangat diperlukannya strategi pembangunan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa meratakan pembangunan di Kutim merupakan komitmen jangka panjang yang membutuhkan kerja keras dan kolaborasi antara berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta.
Dengan kesadaran akan tantangan ini, Arfan menyatakan pentingnya kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan pembangunan di Kutim demi tercapainya visi dan misi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.ADV
![]()







