SANGATTA – Guna meningkat pelayanan kepada masyarakat Kutai Timur (Kutim) Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur (Kutim) bakal menggelar beragam kegiatan di tahun 2024. Kegiatan itu antara lain, Bimtek, pelatihan manajemen, pemasaran, perizinan bagi UMKM yang belum memiliki izin, strategi pemasaran secara digital, pengemasan produk dan pengembangan usaha yang ada di Kutim.
“Kami mempunyai produk unggulan kurasi dan inkubasi. Rencananya akan diikutkan di pasar global. Nah pada pendampingan ini kita juga melibatkan pihak profesional,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Teguh Budi Santoso melalui Kepala Bidang UMKM, Pasombaran, Kamis (23/5/2024).
Pasombaran mengatakan berencana memberikan bantuan-bantuan sarana dan prasarana yang sudah diusulkan dari pelaku UMKM. Pengusulan itu dilakukan tahun lalu dan dilaksanakan tahun 2024 ini.
“Ada bantuan berupa packing yang sederhana untuk minuman. Kemudian juga ada bantuan untuk alat pencetakan kulit telur. Mudah-mudahan itu bisa terwujud di tahun 2024,” ujarnya.
Pasombaran memaparkan, pihaknya menargetkan UMKM Kutim dapat naik kelas. Dengan begitu, usaha kecil masyarakat dapat menjadi usaha menengah, sementara usaha menengah menjadi usaha besar.
“Diharapkan dengan adanya kegiatan yang akan kita lakukan tentunya ya target pemerintah ingin agar UMKM kita ini bisa naik kelas. Artinya dari usaha mikro bisa jadi usaha kecil, usaha kecil jadi menengah,” ungkapnya.
Dia juga menjelaskan, pihaknya sedang fokus pada program dengan omset kurang lebih Rp 300 juta ke atas hingga Rp 1 Miliar sesuai dengan klasifikasi. Sementara untuk mikro itu Rp 50 juta hingga Rp 300 juta. Selain itu, dirinya juga ingin memperbaiki data melalui kegiatan pendataan.
“Alhamdulillah dengan program kegiatan publikasi media ya kita juga coba tahun ini supaya semuanya bisa tersampaikan atau mempunyai informasi yang baik dan secara merata,” jelasnya.(Adv)
![]()







