Sangatta – Menanggapi perkembangan terbaru,Fraksi Golkar DPRD Kutai Timur (kutim) menyoroti pentingnya akselerasi proyek Multy Years Contract (MYC) yang sedang berjalan. Dalam evaluasi terbaru, Maswar, Ketua Fraksi Golkar sekaligus Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur, menekankan perlunya percepatan penyelesaian infrastruktur sesuai dengan skema yang telah disetujui dan ditetapkan.
Ia menyatakan bahwasanya hambatan atau kendala teknis yang muncul harus segera dipetakan dan solusi alternatifnya harus ditentukan. “Program lanjutan MYC yang sedang berjalan hendaknya dapat dilakukan akselerasi atau percepatan penyelesaian infrastruktur sesuai skema yang telah disetujui dan ditetapkan. Hambatan atau kendala teknis harus di mapping dan segera ditentukan alternatif solusinya,” ucapnya.
Lanjutnya, ia juga menyoroti target RPJMD tahun ke-3 yang berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan jalan dengan predikat mantap. Menurut Maswar, target tersebut masih belum terealisasi secara maksimal. Oleh karena itu, Maswar mendorong pemerintah daerah untuk bersinergi dan memaksimalkan koordinasi dengan kementerian terkait.
“Target RPJMD tahun ke-3 adalah pembangunan dan peningkatan jalan dengan predikat mantap masih belum terealisasi secara maksimal. Pemerintah daerah hendaknya bersinergi dan memaksimalkan koordinasi dengan kementerian terkait,” jelas Maswar.
Fraksi Golkar melihat bahwa percepatan proyek MYC dan sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan kementerian terkait adalah kunci untuk mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan. Maswar berharap, dengan langkah-langkah tersebut, hasil pembangunan infrastruktur dapat lebih cepat dirasakan oleh masyarakat Kutim.
“Pentingnya akselerasi dan sinergi ini tidak bisa diabaikan. Kita harus memastikan bahwa setiap proyek infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ungkapnya.
Maswar juga menekankan bahwa percepatan penyelesaian proyek infrastruktur akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Dengan infrastruktur yang memadai, aksesibilitas dan mobilitas masyarakat akan meningkat, sehingga berbagai sektor ekonomi dapat berkembang lebih baik.
“Dampak positif dari percepatan penyelesaian proyek infrastruktur sangat signifikan. Dengan infrastruktur yang memadai, aksesibilitas dan mobilitas masyarakat akan meningkat, mendukung pertumbuhan berbagai sektor ekonomi,” tegasnya.
Fraksi Golkar berharap, pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ada dan terus berupaya meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait demi kemajuan pembangunan di Kutim.ADV
![]()







