Kutai Timur – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Julfansyah, menyoroti kondisi sektor pendidikan dan kesehatan di Daerah Pemilihan (Dapil) III, yang meliputi Kecamatan Busang, Long Mesangat, Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Batu Ampar. Menurutnya, pembangunan di wilayah tersebut masih sangat kurang dan jauh dari harapan.
Dalam sebuah pernyataan tegas, Julfansyah menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang ada, terutama terkait dengan kualitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pendidikan yang ada di Dapil III. Ia menyatakan bahwa kedua sektor vital tersebut belum memenuhi standar yang seharusnya, sehingga berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
“Kualitas kesehatan dan pendidikannya, sangat hancur,” ungkap Julfansyah dengan tegas. “Di beberapa wilayah, masyarakat kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan yang memadai, dan fasilitas pendidikan pun masih banyak yang kekurangan, baik dari segi tenaga pengajar maupun sarana prasarana,” tambahnya.
Sebagai anggota DPRD yang memiliki tanggung jawab terhadap daerah pemilihannya, Julfansyah mengungkapkan bahwa ia akan terus memperjuangkan perbaikan di sektor kesehatan dan pendidikan di Dapil III. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur dan sumber daya di kedua sektor ini agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian lebih terhadap daerah-daerah terpencil, di mana akses terhadap layanan dasar sangat terbatas. “Kami akan terus mendorong agar anggaran dan program pemerintah lebih diarahkan untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di wilayah Dapil III,” tutup Julfansyah.
Dengan adanya perhatian yang lebih terhadap sektor kesehatan dan pendidikan, Julfansyah berharap dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan masyarakat di wilayah tersebut, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Dapil III. (Adv)
![]()







