Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program pembangunan desa yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Poniso Suryo Renggono, yang menjelaskan bahwa program jangka panjang ini dirancang agar pembangunan di desa dapat berjalan konsisten dan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masing-masing desa.
Poniso menyatakan bahwa program pembangunan desa berkelanjutan ini bertujuan untuk memastikan agar pembangunan di desa tidak terputus dan tetap berjalan sesuai dengan rencana yang sudah disusun dalam RPJMD desa masing-masing. “Setiap tahun sudah ada kegiatan yang rutin dilaksanakan, tetapi kami ingin memastikan bahwa pembangunan desa tidak terputus dan tetap sesuai dengan RPJMD masing-masing desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Poniso menjelaskan bahwa tujuan utama dari keberlanjutan program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat desa dan membangun infrastruktur yang dapat menunjang kesejahteraan warga. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berjalan dengan baik setiap tahunnya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Program ini penting untuk memberdayakan masyarakat desa dan membangun infrastruktur yang mendukung mereka,” tambahnya.
Dari sisi teknis, Poniso menekankan bahwa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) akan memegang peranan penting dalam mendukung implementasi program ini. Pemkab Kutim berkomitmen penuh dalam mendukung desa-desa yang memiliki otonomi pembangunan, sesuai dengan peraturan yang mengatur tata kelola desa. “Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mendukung penuh upaya ini, terlebih desa memiliki peraturan yang mengatur secara khusus tentang otonomi pembangunan mereka,” jelas Poniso.
Dengan adanya koordinasi yang erat antara pemerintah daerah dan perangkat desa, Pemkab Kutim berharap pembangunan desa yang berkelanjutan dapat terwujud dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan serta kemandirian masyarakat desa di wilayah Kutai Timur. (Adv)
![]()







