Kutai Timur – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kutai Timur yang ke-25, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggarisbawahi pentingnya pengembangan seni budaya dan sektor UMKM sebagai pilar utama pembangunan daerah. Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Poniso Suryo Renggono, menyatakan bahwa kegiatan pentas seni kebudayaan dan kuliner adat Nusantara yang diselenggarakan pada Rabu (13/11/2024) merupakan salah satu cara untuk memberikan ruang bagi para pelaku seni dan UMKM untuk berkembang.
“Acara ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena kami memberikan lebih banyak ruang bagi paguyuban seni dan pelaku kuliner lokal untuk menunjukkan kreativitas mereka. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperkenalkan produk-produk lokal dan budaya Kutai Timur kepada masyarakat lebih luas,” jelas Poniso.
Poniso juga menekankan bahwa kualitas kegiatan budaya yang digelar semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan Kutai Timur. Penyajian seni tradisional dengan sentuhan modern, menurutnya, merupakan contoh nyata dari upaya melestarikan warisan budaya sambil mengikuti perkembangan zaman.
“Pentas seni ini tidak hanya memperlihatkan kualitas seni yang ada, tetapi juga menunjukkan bahwa kreasi seni di Kutai Timur semakin berkembang. Kami ingin memastikan bahwa seni dan budaya tetap menjadi identitas yang kuat bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan ekonomi kreatif daerah,” ujar Poniso.
Sebagai bagian dari komitmennya, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berencana untuk terus memperkuat dukungan terhadap sektor seni dan budaya serta UMKM lokal, yang diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi dan memperkaya identitas budaya daerah. (SH/ADV)
![]()







