AdvetorialKominfo Kutai TimurPemerintah Kutai Timur

Disnakertrans Kutim Gelar Sosialisasi untuk Ciptakan Hubungan Industrial yang Harmonis

Kutai Timur – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kutai Timur terus berkomitmen untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan karyawan. Kepala Disnakertrans Kutim, Roma, menegaskan bahwa penciptaan keharmonisan dalam hubungan kerja merupakan salah satu prioritas utama mereka. Dalam rangka mencapai tujuan ini, Disnakertrans rutin mengadakan kegiatan dialog sosialisasi yang bertujuan untuk memperkuat hubungan tersebut.

Dalam sosialisasi tersebut, Roma menjadi pemateri utama yang menyampaikan pentingnya langkah-langkah preventif guna mencegah terjadinya perselisihan antara perusahaan dan karyawan. “Kegiatan ini merupakan forum untuk berdialog dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Melalui pendekatan ini, kami berharap dapat mengurangi potensi konflik di masa depan,” kata Roma.

Sebagai bagian dari upaya proaktif, Disnakertrans Kutim juga telah membentuk Lembaga Kerjasama Bipartit (LKSBP), yang berfungsi sebagai wadah komunikasi antara perusahaan dan karyawan. LKSBP ini diharapkan dapat mengatasi potensi masalah yang bisa berkembang menjadi konflik. Roma menjelaskan bahwa sinergi antara perusahaan dan karyawan sangat penting untuk mencegah perselisihan. “Kami berharap komunikasi yang baik bisa tercipta melalui LKSBP, sehingga masalah yang mungkin timbul bisa segera diselesaikan dengan cara yang terbaik,” tambahnya.

Roma juga menekankan bahwa pendekatan pencegahan lebih efektif daripada penyelesaian konflik setelah terjadi. Oleh karena itu, pemahaman tentang fungsi bipartit sangat penting agar semua pihak dapat bekerja sama dengan baik. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pihak, baik perusahaan maupun karyawan, memahami dengan jelas apa saja peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, Disnakertrans Kutim berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan pemahaman yang lebih baik di antara pengusaha dan pekerja, sehingga hubungan kerja yang kondusif dapat terjaga dengan baik di wilayah Kutai Timur. (Adv)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *